PENINGKATAN MUTU LAYANAN PKBM MELALUI PROGRAM KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KEMITRAAN



Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)  adalah sebuah lembaga/wadah tempat menampung kegiatan belajar masyarakat, sehingga keberadaannya merupakan salah satu alternatif yang dapat dipilih dan dijadikan ajang pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan pemikiran melembagakan pusat kegiatan belajar masyarakat, maka potensi yang selama ini tidak tergali akan dapat digali, ditumbuhkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Gagasan menggulirkan pusat kegiatan belajar masyarakat ini timbul karena luasnya sasaran layanan, kompleksitas dan kendala yang dihadapi masyarakat. Hal ini menyadarkan dan menyemangati pelaku pembangunan untuk melakukan berbagai upaya pembelajaran masyarakat yang berpangkal pada masyarakat, dilaksanakan oleh masyarakat, berada di dalam lingkungan masyarakat dan bermakna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Strategi ini digunakan agar dalam penyelenggaraan program pembelajaran masyarakat senantiasa berada dalam koridor pemberdayaan masyarakat. Dalam perspektif inilah pelaksanaan strategi mendinamisasikan peran serta masyarakat untuk merencanakan, melaksanakan, mengembangkan dan melembagakan kegiatan belajarnya yang diaktualisasikan dengan pembentukan PKBM.

Prinsip utama pembentukan PKBM adalah bertolak dari kebermaknaan, kebermanfaatan dan keterlibatan warga belajar dalam perencanaan dan pelaksanaan program belajar. PKBM tumbuh dan berkembang dari, oleh dan untuk masyarakat dan pemerintah hanya berperan fasilitator.



 PKBM bukan milik pemerintah tetapi milik masyarakat yang dikelola oleh masyarakat setempat dimana PKBM berada. Bagaimanapun, keberhasilan pendidikan merupakan tanggungjawab bersama antara keluarga, pemerintah dan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dalam proses pendidikan secara tidak langsung akan memberikan ruang gerak yang lebih luas, sehingga masyarakat akan semakin dewasa dan semakin mandiri dalam menentukan masa depannya. Dengan demikian pengembangan program-program yang ada di PKBM diarahkan pada pengembangan potensi masyarakat.

Anggota masyarakat yang memiliki kelebihan, baik dalam bidang pengetahuan maupun keterampilan membantu mereka yang masih ketinggalan pendidikannya, sehingga masyarakat mampu untuk mandiri, menopang kehidupan keluarga dan mendukung pembangunan masyarakatnya. Dengan kata lain, apabila potensi yang ada di masyarakat dapat berkembang secara optimal, maka keberadaan PKBM akan selalu mendapat tempat dan dukungan dari masyarakat yang mengarah pada suatu tujuan, yaitu terciptanya masyarakat yang gemar belajar, kreatif, dinamis, mandiri, memiliki daya saing serta sanggup menghadapi segala tantangan ke depan.

Comments